Affiliate Program Manager

 

4 Hal Yang Biasa Dilakukan Oleh Affiliate Program Manager

Program affiliate marketing merupakan sebuah kampanye marketing yang membutuhkan keterlibatan secara rajin dan konsisten. Meskipun mungkin pekerjaan sebagai affiliate marketer memiliki waktu bekerja yang lebih fleksibel, mengatur program affiliate merupakan sebuah pekerjaan full-time.

Sebelumnya, ada dua hal yang menjadi pondasi dari pekerjaan sebagai affiliate program manager, yakni edukasi dan networking. Edukasi mengharuskan Anda untuk mempelajari sebanyak mungkin hal tentang digital marketing, sedangkan networking akan membantu Anda untuk mendapatkan klien dan calon-calon pelanggan baru. Jika kedua hal tersebut sudah dikuasai, mengerjakan lima tugas berikut tidak akan susah untuk dijalani.

Rekrutmen Affiliate
Seorang affiliate program manager bertanggung jawab terhadap proses identifikasi dan merekrut affiliate baru. Job desc satu ini bahkan sebenarnya memiliki bobot sebanyak 70%-85% waktu dari affiliate program manager, mengingat betapa pentingnya hal tersebut terhadap masa depan perusahaan. Keberhasilan perusahaan tergantung pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang bekerja di dalamnya. Bisa dibayangkan betapa besarnya tanggung jawab affiliate program manager dalam mencari affiliate baru.

Aktivasi Affiliate
Aktivasi affiliate menjadi salah satu komponen yang paling sering terlupakan dalam manajemen program affiliate. Aktivasi merupakan langkah yang dilakukan antara rekrutmen affiliate dan konversi affiliate yang telah direkrut untuk melakukan produksi. Menurut Zac Johnson, seorang pebisnis internasional, aktivasi harus dilakukan dalam tiga tahap, yakni rekrutmen (ketika Anda memotivasi affiliate untuk bergabung dengan program Anda sekaligus memasang link dan mengarahkan leads pertama), welcoming (ketika Anda memotivasi affiliate untuk ikut aktif dalam teks e-mail penerimaan aplikasi), serta routine (ketika Anda melakukan kampanye aktivasi secara terus-terusan untuk membuat mereka yang sudah terdaftar dalam program menjadi lebih aktif).

Taat Peraturan
Hal penting selanjutnya yang kerap ditemukan pada kualitas diri seorang affiliate program manager adalah ketaatan dalam peraturan. Di dalamnya juga termasuk kemampuan untuk “meluruskan” perilaku kurang sesuai yang mungkin dilakukan oleh affiliate. Apapun peraturan yang Anda masukkan pada Terms of Service (TOS) untuk diterapkan pada program-program affiliate, Anda harus tegas dalam menegakkannya. Secara terus-menerus, Anda harus mengingatkan para affiliate tentang peraturan tersebut. Meskipun mungkin masih ada affiliate yang melanggarnya, setidaknya Anda memiliki basis atau pondasi yang kuat untuk ditegakkan.

Komunikasi
Affiliate manager juga harus mampu mendukung komunikasi dua arah dengan affiliate. Apabila dilakukan dengan baik, hal ini akan mampu menjaga hubungan baik dengan para affiliate sekaligus memotivasi mereka untuk terus memberikan performa yang baik. Tidak hanya itu, kemampuan komunikasi yang baik juga mampu membuat affiliate terus up-to-date terhadap segala informasi mengenai produk-prduk baru dan berbagai program affiliate. Tidak lupa penanganan kampanye komunikasi dan seluruh korespondensi di antara affiliate.

Optimasi
Optimasi program affiliate yang dilakukan secara berkelanjutan merupakan area terakhir yang perlu ditekankan. Setiap affiliate program manager harus mampu mengidentifikasi dan mengimplementasikan kesempatan-kesempatan yang ada untuk meluaskan program affiliate. Tidak hanya itu, affiliate program manager juga dituntut untuk mengembangkan dan memonitor promosi-promosi terkait dengan program affiliate. Meski begitu, jangan samakan promosi tersebut dengan yang biasa Anda lakukan langsung pada pelanggan. Selain itu, seorang affiliate program manager harus mampu memberi laporan tentang aktivitas dan promosi affiliate marketing, mengawasi promosi dan kampanye affiliate kompetitor, serta menentukan hal apa saja yang bisa dilakukan dari data-data tersebut.

Selain beberapa poin di atas, penting pula untuk diingat bahwa proses manajemen dari program affiliate membutuhkan strategi yang proakif, sehingga seorang affiliate program manager dituntut untuk memiliki kemauan dan keinginan tinggi dalam beradaptasi seiring dengan industri yang terus berkembang.

Di sisi lain, ia juga harus mampu memberikan nilai-nilai relevan kepada para affiliate-nya. Bagaimana cara mereka melakukan marketing? Bagaimana mereka melakukan engagement pada target audiens? Anda harus memastikan bahwa jawaban-jawaban mereka tetap sejalan dengan nilai-nilai brand dan tujuan-tujuan yang hendak dicapai oleh perusahaan. Tugas seorang affiliate program manager memang cukup banyak, namun apabila dilakukan dengan maksimal, hal tersebut akan mampu membantu meraih tujuan bisnis affiliate marketing secara cepat.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *