Sukses Afffiliate Tanpa Website

3 Tips Membangun Affiliate Marketing Tanpa Menggunakan Website

Membangun sebuah website mungkin menjadi salah satu cara yang paling umum digunakan para marketer untuk menerapkan affiliate marketing. Bahkan, bila Anda ingin membangun bisnis jangka panjang, membangun sebuah website dapat dibilang wajib.

Meski demikian, bila Anda masih belajar mendesain web atau bahkan Anda tidak tertarik sama sekali membangun sebuah website, masih ada cara lain untuk membangun affiliate marketing tanpa menggunakan website. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda gunakan untuk membangun affiliate marketing tanpa menggunakan website.

  1. Post ke blog dan forum
    Salah satu cara yang paling sederhana untuk mengaplikasikan affiliate marketing adalah dengan post ke blog dan forum. Apa yang harus Anda lakukan adalah mencari produk yang ingin Anda promosikan dan mulai mempostingnya ke blog dan forum dengan mencantumkan link produk tersebut di bagian signature Anda. Tentu Anda hanya harus mempostingnya di blog dan grup dimana orang-orang mungkin akan tertarik dengan produk tersebut. Intinya, Anda tidak akan mendapatkan banyak pelanggan bila Anda memposting produk pelatihan anjing di forum penyuka mobil antik.
  2. Menulis eBook viral atau produk viral lainnya
    Produk viral merupakan produk yang didesain untuk cepat tersebar ke banyak orang. Cara ini dapat menjadi cara terbaik bagi Anda untuk menyebarkan link produk afiliasi Anda tanpa harus membuat website. Misalnya, Anda dapat membuat eBook pendek 30 halaman atau “special report” tentang subyek tertentu. Masukkan link produk afiliasi Anda disitu kemudian sebarkan eBook tersebut melalui apapun yang Anda mau. Anda bisa saja mengatakan bahwa orang-orang boleh memberikan eBook tersebut secara gratis, menjualnya, atau meletakkannya di website mereka. Bahkan, Anda dapat menjualnya di eBay dengan harga yang murah sebagai tambahan pemasukan. Selama eBook Anda benar-benar informatif dan berguna, maka cara ini akan dengan cepat meningkatkan penjualan secara pesat.
  3. Membuat video YouTube
    Seperti yang kita tahu, YouTube memiliki banyak pengunjung hingga 1 milyar unique visitor tiap bulan. Anda dapat memanfaatkan hal ini. Yang Anda butuhkan hanya webcam dan ide informatif agar channel Anda masih tetap berjalan. Sisipkan affiliate links Anda di deskripsi atau mungkin melalui video Anda. Selain itu, apabila fan Anda cukup banyak, Anda juga bisa memperoleh royalti dari Youtube. Cukup pilih topik yang relevan dan menarik. Intinya adalah bagaimana penonton Anda semakin tertarik dengan benda yang Anda coba tawarkan sebagaimana mereka tertarik untuk menonton video Anda.

Namun ada dua peraturan yang harus Anda perhatikan:

  • Konten yang Anda buat haruslah benar-benar bernilai untuk penonton, bukan pemasukan. Bila Anda terlihat sangat memanfaatkan deskripsi untuk mendapatkan uang dari link yang Anda pasang, hal ini akan dipandang sebagai spam.
  • Jangan membuat video yang tidak relevan. Bila video Anda tidak ada hubungannya dengan judul dan deskripsi yang Anda sebutkan, Anda berarti melanggar peraturan YouTube. Ini harus Anda hindari sebaik-baiknya.

Kuncinya adalah memberikan video yang benar-benar informatif dan jujur. Dengan demikian, video yang Anda buat akan semakin banyak menjaring penonton dan produk yang Anda promosikan laku terjual.

Itulah beberapa cara mudah untuk mengaplikasikan affiliate marketing tanpa menggunakan website. Memanfaatkan media lain untuk menjaring ketertarikan pelanggan akan produk yang Anda promosikan dapat dipandang sebagai cara yang menarik untuk meraih keuntungan. Yang penting, media apapun yang Anda gunakan usahakan tetap informatif dan berguna bagi mereka.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *